Bali selalu punya cerita. Tentang sawah yang bertingkat seperti tangga menuju langit, tentang aroma tanah basah selepas hujan, dan tentang
senyum petani yang tak pernah kehilangan semangatnya. Namun di balik keindahan yang memikat jutaan wisatawan itu, Bali kini dihadapkan pada pertanyaan besar: bagaimana menjaga agar keindahan ini tetap lestari? Selama puluhan tahun, pariwisata telah menjadi denyut nadi ekonomi Pulau Dewata. Hotel megah tumbuh, jalan-jalan baru dibuka, dan desa-desa berubah wajah. Namun seiring waktu, napas Bali terasa sesak — lahan pertanian menyusut, sampah
meningkat, dan budaya lokal mulai tergeser oleh tuntutan industri wisata yang serba cepat.
Dari keresahan inilah muncul harapan baru: agrowisata. Sebuah konsep sederhana namun penuh makna mengembalikan wisata kepada akar
utamanya, yaitu alam dan manusia. Di agrowisata, wisatawan bukan hanya berfoto, tapi juga menanam, memanen, dan belajar memahami keseimbangan
antara bumi dan kehidupan.
- Segera Terbit
AGROWISATA ; Nafas Baru Pariwisata Bali Yang Berkelanjutan
Rp105.000
| Nomor ISBN | |
|---|---|
| Kategori | Buku Pariwisata, Umum, Segera Terbit |
| Jumlah Halaman | viii + 180 |
|---|---|
| Kertas Isi | HVS |
| Penulis | Gening Kardi, I Ketut Arnawa, I Made Budiasa, I Made Wahyu Wijaya, Ni Gst.Ag. Gde Eka Martiningsih |
| Ukuran Kertas | A5 |




